Langsung ke konten utama

Postingan

Masak Yuk..!

Masak Yuk….! Setiap manusia membutuhkan makan untuk dua tujuan, mempertahankan hidup dan kenikmatan cita rasa. Dengan makan yang cukup dan bergizi manusia dapat hidup sehat sehingga terjadi keberlangsungan hidup kemudian dapat berkembang biak dengan baik. Sedangkan dalam pemenuhan makanan tersebut,manusia pun memiliki selera untuk menikmati makanan – makanan nya. Sehingga dibutuhkan tehnik khusus untuk mengolah berbagai macam sayuran,lauk pauk dan bumbu nya dengan baik yang dinamakan tehnik memasak. Nah, udah ketemu prolog nya.. baca nya ga usah terlalu serius pemirsa, he. Saya hanya ingin mengajak pembaca blog ini untuk bersama-sama memasak, masakan yang mungkin sudah biasa dimasak hanya akan ditambah macam-macam cerita saya untuk bisa memasak nya. Teman – teman pun boleh banget nimbrung di sini. Cerita nya   ingin menyajikan makanan untuk keluarga tercinta dengan penuh kasih, karena tidak hanya rasa tapi filosofi nya “ketika memasak sendiri dengan berbaga...

JALAN INI

   JALAN INI 14 tahun di jalan ini Jalan yang tak bertepi Tak mulus dan lurus Jalan penuh liku,, Liku yang terkadang membuat terseok Bahkan terjatuh! 14tahun adalah usia seorang remaja Yang tak luput dari dosa Sering khilaf, menggebu.. Kadang semangat kadangkala hilang Di tahun ke 14... Semakin ku ingin tetap dijalan itu Walau sebelah sayapku telah patah Patah karena tak kuasa melihat kenyataan Akan kerusakan jalan itu Kini,, jalan itu penuh lobang dan kerusakan Dan diriku tak rela melihat nya begitu Masih ada ruang dihati untuk berusaha turut memperbaikinya Masih ada kerinduan akan indah nya jalan itu Jalan yang dulu, walau terjal&berkelok Namun indah... Karena ada kebersamaan Susah senang ditanggung bersama Dengan sebelah sayapku yang utuh Ku coba bertahan.. Bertahan untuk sebuah keyakinan Akan terperbaiki nya jalan yang kurindukan Wallohu'alam bi shawab Arsip 2013

GUNCANGAN

Bismillah... Guncangan dalam  sebuah mobil pada perjalanan di sebuah jalanan terjal&berlubang.. ketika ada polisi tidur atau lobang yang cukup besar..  akan membuat semua orang didalam nya terguncang,  Bahkan bisa jadi terjungkal ketika tidak kuat berpegangan. Kondisi ini sama hal nya dengan ujian yang Alloh berikan...  karena bisa membuat kita terguncang bahkan terjungkal tidak kuat berpegangan/ bergantung kepada Alloh SWT. Banyak manusia yang lupa bahwa Alloh menguji tidak hanya dengan guncangan tapi dengan Kenyaman seperti mobil yang melewati jalan tol..  tanpa hambatan tanpa polisi tidur apalagi lobang... Kondisi yang membuat diri terlelap, akan tetapi tetap saja punya banyak resiko kecelakaan Maksud saya adalah...  jangan sampai kita lengah,  merasa hidup sempurna tanpa hambatan,  tanpa guncangan,  tanpa ujian... Sehingga terdapat kesombongan dalam hati atau biasa nya merasa sukses dengan segala kenyamanan yang dicapa...

Rinduku do'aku

Album : Hijrah Munsyid : Bijak http://liriknasyid.com Ibuku.. oh .. ibu... Betapa ikhlas kau menyayangiku Jiwamu tulus memeliharaku Tiada mengharap mengharap balasanku Ya allah tuhanku.. Bukakanlah pintu ampunan-Mu Curahilah dia dengan rahmat Mu Dia merawatku sejak kecilku Oh ibu.. kini aku jauh darimu Ingin ku luruh di pangkuanmu... Rengkuhlah aku dengan doa malammu S'moga Dia membimbing langkahku Oh ibu.. kini air mataku berderai Rindu belai kasih sayangmu Dengan ketulusan hati yang dalam Maafkanlah anakmu ini..... ______________________♡♥♡♥♡_____________________ Asli nya,  setiap menyenandungkan nasyid ini.. berlinanglah air mata..hiks Mengingat, mengenang bliau..ibu …mama tersayang Kini, mama ku sudah tak muda lagi … fisik nya smakin lemah … Ku hanya bisa mendo'akannya... Ya Alloh... berikanlah kesehatan, kemuliaan dan kesejahteraan pada mama dan bapaku … Kuatkan dan berilah keduanya kesabaran menghadapi berbagai cobaan serta ujian … Saya...

Ibuku.. oh,ibu

IBU KU…. OH, IBU Menjadi seorang ibu rumah tangga merupakan fitrah setiap wanita, cepat atau lambat kesempatan itu pasti akan datang. Dalam pepatah Arab ada ungkapan berbunyi Al-Ummu madrasah (ibu adalah sekolah). Benar, saudaraku. Seorang ibu merupakan sekolah pertama bagi setiap anak. Ibulah yang pertama kali mengajarkan banyak pelajaran awal tentang kehidupan kepada anak. Apalagi di zaman penuh fitnah seperti sekarang dimana al-ghazwu al-fikri (perang pemikiran/ perang budaya/ perang ideologi) datang menyerbu rumah-rumah kaum muslimin. Serbuan itu datang dari berbagai penjuru. Bisa dari televisi, internet, facebook, buku bacaan, komik, majalah, nyanyian, musik, pergaulan bahkan dari sekolah formal…! Maka kehadiran seorang ibu yang memiliki wawasan pengetahuan luas menjadi laksana penjaga benteng terakhir bagi anak-anaknya. Ibulah yang bertugas membentengi, memfilter dan mengarahkan anak-anak menghadapi berbagai serbuan perang budaya tadi.     ...

Belajar Jadi Guru

Belajar Jadi Guru Kreatif Selalu.. :p Tepuk tangan semua Angkat kaki kedua Ke atas tangan kita Dipinggang keduanya Badan kita bungkukan Yang rajin wahai teman Berdiri dengan tegak Balik badan serentak Ayo anak-anak buat lingkaran.. Lingkaran besar.... Pagi-pagi sudah bernyanyi bersama, bertepuk tangan, melompat, ketawa-ketiwi... hihihi Kegiatan yang selalu kutekuni 4 tahun belakangan ini, bersama anak-anak ku sendiri.. mengajar di PAUD Anak-anak selalu kubawa, alhamdulillah mereka senang karena selalu banyak teman, bisa belajar dan bermain bersama. Mereka sepertinya tumbuh lebih cepat, walaupun prosesnya begitu melelahkan dan menguji kesabaran. Kepolosan dan keaktifan murid-murid dari usia 2 - 6 tahun ini terkadang sulit diatasi, penulis disini masih belajar terus untuk masalah ini, bagaimana mengatasi kelincahan mereka yang terlihat seperti kenakalan tapi sebenarnya itu keunikan tersendiri.  Ilmu yang didapat dari kuliah, browsing, pelatihan-pelatihan ...

Perjalanan HS Ku

Home Schooling Ku Sekolah di rumah.. atau keren nya Home Schooling (HS) saat ini banyak diminati khususnya oleh ibu-ibu muda yang punya anak kecil yang terkadang sedikit kritis tentang pendidikan anak usia dini yang marak diperbincangkan saat ini. Termasuk penulis, sangat ingin mempunyai HS sendiri terutama untuk anak-anak tercinta, karena hemat saya dengan menyekolahkan terutama untuk anak usia dini tak perlu sekolah elite yang tentunya membutuhkan kocek besar.. cukup di rumah dengan fasilitas yang ada dan kreatifitas di rumah, jadilah sekolah di rumah yang menyenangkan untuk anak. Alhamdulillah, penulis pernah mencoba nya walau hanya 1 semester karena penulis diamanahi mengajar kembali di PAUD oleh teman. Padahal anak-anak sudah merasa nyaman bahkan anak-anak tetangga ada yang ikut sekolah juga.. pokok nya kondusif. Keinginan untuk meng HS kan anak-anak masih tetap ada, insya Allah.. Apalagi setelah bertemu dengan seorang teman umahat juga (Teh Wiwi, kakak kelas waktu kuliah) ...