Langsung ke konten utama

KARTINI Masa Kini

Di sebuah pasar Inpres di kota Bandung.
"Mang, cengek ayeuna sabaraha?" Tanya seorang ibu muda.
"80 rebu, Neng. Tos ngirangan ayeuna mah, " Jawab si Mang dengan wajah berseri.
"Alhamdulillah atuh, sa ons wae mang!"
80.000 tetap saja mahal bagi ibu muda itu. Yang berjualan lotek depan rumahnya. Ia hanya bisa beli se ons untuk sehari berjualan. Karena sayuran untuk lotek juga mahal.

Saat ini seorang ibu rumah tangga tak lagi santai dan hanya menerima uang dari suami. Kebutuhan selalu bertambah baik jumlah, ragam maupun anggarannya.

Sehingga dibutuhkan istri yang multitalenta, seperti ibu pedagang lotek diatas. Tapi bukan berarti saya mengajak anda untuk berjualan lotek juga. Namun kita dituntut untuk kreatif dan aktif ikut membantu suami mencari tambahan penghasilan.

Saat ini sedang marak bisnis yang dijalankan dari rumah, sehingga rumah dan anak-anak bisa terurus dengan baik. Salah satunya adalah bisnis online, bisa sebagai produsen, dropshiper, reseller ataupun marketer.

Seorang istri yang bekerja, merupakan hal yang biasa ketika punya penghasilan, ya karena ia bekerja di luar rumah dan menghabiskan waktu yang cukup banyak. Namun menjadi hal yang luar biasa ketika istri bisa berpenghasilan meskipun di dalam rumah. Tak mengurangi waktu mengurus keluarga.

Dengan manajemen waktu yang baik, maka  seorang IRT (Ibu Rumah Tangga) akan tetap produktif menghasilkan rupiah. Sehingga bisa menjadi problem solver di dalam kehidupan berumah tangga.

Istri problem solver, adalah cerminan dari seorang RA. Kartini, yaitu seorang pahlawan, sekaligus IRT yang pantang menyerah dalam hal pendidikan kaum wanita, sehingga saat ini di Indonesia kaum wanita bisa diperhitungkan dan terdepan.

Dalam keterbatasan waktu yang dimiliki dan adat-adat yang membelenggu ia tetap bisa berkarya melalui tulisan-tulisannya. Menyadarkan banyak pihak tentang potensi wanita, hal ini pun selaras dengan ajaran Islam yang memuliakan kaum wanita.

Oleh karena itu, jadilah istri-istri problem solver (yang bisa menyelesaikan masalah). Walaupun dengan keterbatasan yang ada. Tetap bisa berkarya dan menghasilkan, dengan berjualan. Tetap bisa meraih mimpi-mimpinya secara bertahap dan sesuai sikon, dengan produktif menulis misalnya seperti RA. Kartini.  Tetap bisa mendampingi suami dan anak-anak dengan sabar.

Wallahu'alam bi shawab

17 April 2017
Miya Cahaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Wasiat Imam Hasan Al Banna Rahimahullah (Bag. 2)

๐Ÿƒ๐ŸŒบSyarah 10 Wasiat Imam Hasan Al Banna Rahimahullah (Bag. 2)๐ŸŒบ๐Ÿƒ ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ ุงุชู„ ุงู„ู‚ุฑุงู† ุงูˆ ุทุงู„ุน ุงูˆ ุงุณุชู…ุน ุงูˆ ุงุฐูƒุฑ ุงู„ู„ู‡ ูˆ ู„ุง ุชุตุฑู ุฌุฒุก ู…ู† ูˆู‚ุชูƒ ูู‰ ุบูŠุฑ ูุงุฆุฏุฉ Bacalah Al Quran, atau menelaahnya, atau mendengarkannya, atau berdzikirlah kepada Allah, dan jangan buang waktumu sedikit pun dengan hal yang tidak bermanfaat. ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ Dalam wasiat ini ada lima nasihat Imam Al Banna kepada murid-muridnya. Kelima nasihat itu adalah: Membaca Al Quran, Menelaahnya, Mendengarkannya, Berdzikir, dan Tidak membuang waktu dengan aktifitas yang sia-sia. Kita bahas satu persatu .. 1⃣ Membaca Al Quran Bagi seorang muslim membaca Al Quran adalah terminal ruhiyah dan jiwa. Hiburan hakiki bagi orang beriman dan senandung para mujahid. Kebutuhan-kebutuhan spiritual manusia baik ketenangan, ketentraman, ketundukan, ikhlas, pasrah kepada ketetapanNya, semua bisa diraih dengan membaca Al Quran, serta merenungi kandungannya. Seandainya hanya membaca, itu pun sudah membawa manfaat bagi jiwany...

Mengeluh dan Bersyukur

"Ketika Mengeluh Tandanya Kurang Bersyukur" Manusia memiliki sifat berkeluh kesah, apapun yang dijalani pasti ada keluh dibaliknya. Namun... pernahkah kita menyadari bahwa keluh itu membuat kita kurang bersyukur kepada nikmat yang telah diberikan Allah SWT??? Allah telah memberikan rezeki, namun masih saja mengeluh, "Andai uang saya lebih banyak ... hm, pasti menyenangkan bisa beli ini dan itu." Allah sudah memberikan pasangan, "Sebel ih sama Abi... dikit-dikit ngatur, pengennya menang sendiri!" Harusnya kita bersyukur masih Allah berikan pasangan... karena banyak yang mendamba tapi belum datang jua. "Aduhhh, bisa diam gak sih? Mamah udah capek tau!" Teriak pada anaknya yang masih balita, padahal banyak pasangan yang ingin punya keturunan. Harusnya kita lebih baik lagi bersikap pada anak kita. Yang berarti itu bukti syukur kita pada Allah. Masih banyak contoh lain dari keluhan-keluhan yang keluar dari kulit kita tanpa disadari it...

10 Wasiat Imam Hasan Al Banna (Bag. 1)

Penting banget nih, mengetahui dan mengerti lalu melakukan Wasiat Imam Hasan Al-Bana karena semuanya shahih berasal dari Qur'an dan Hadits. Sudah terbukti juga bisa menjadikan diri lebih berkualitas di hadapan Allah apalagi di hadapan manusia... Kita simak yuuk!  ๐Ÿ˜‰ ๐ŸŒป Syarah 10 Wasiat Imam Hasan Al Banna (Bag. 1) ๐ŸŒป ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ๐Ÿพ Wasiat 1: ู‚ู… ุงู„ู‰ ุงู„ุตู„ุงุฉ ู…ุชู‰ ุณู…ุนุช ุงู„ู†ุฏุงุก ู…ู‡ู…ุง ุชูƒู† ุงู„ุธุฑูˆู Tegakkanlah shalat saat kau mendengarkan panggilannya apa pun keadaannya ☘☘☘☘☘☘☘ Wasiat (nasihat) ini begitu penting, apalagi Islam menempatkan shalat sebagai rukun Islam yang kedua setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Hendaknya seseorang memperhatikan kondisi kejiwaannya terhadap shalat; apakah mencintainya atau membencinya, sigap memenuhi panggilannya atau menunda-nundanya. Semua ini menunjukkan baik tidaknya kadar iman seseorang. Wasiat ini begitu penting, sebab shalat di awal waktu adalah perbuatan yang paling dicintai Allah ๏ทป . Hal ini jelas tertera dalam hadits berikut...