Jangan Panggil Aku "Ustadzah"
"Ustadzah!!"... panggilan itu mengagetkanku,,
kembali ku tersenyum malu.
Kembali hatiku berontak melawan kata itu, menelusuri kembali akhlaq, iman dan keta'atanku.. Merasa tak pantas, masih jauh dari seorang ustadzah fikirku, rasaku hanyut pada makna kata ustadzah yang sesungguhnya, bukan sesimple artinya yaitu guru wanita tapi lebih dari itu berupa integritas seorang penyeru (da'iyah) yang membawa inspirasi iman bagi objek dakwahnya (mad'u).
Jiwaku ringkih bagai gabus, yang terlihat kokoh padahal tak bermassa..
Tapi panggilan itu tetap saja menyertai hari-hariku, aku merasa harus menyelaraskan apa yang telah mereka sematkan padaku.. ya, mungkin itu bisa lebih baik jadinya dibanding aku harus menolak dan menggerutu dengan panggilan itu.
Menyelaraskan setiap langkah dan asaku dengan panggilan itu.. Semoga aku bisa, ustadzah itu bukan title tapi proses yang harus terus menerus diperjuangkan.
Bismillah...
Semoga Allah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, Aamiin
Cerita ini hanya fiktif belaka, maaf bila ada yang kurang berkenan ^_^
Bagian 2 dari 2 Tulisan
29012016
Komentar
Posting Komentar