Bahagia Itu.....?!
Siapa si yang tak ingin bahagia?
Setiap orang pasti menginginkan nya..
Jika di fikirkan, darimanakah sumber bahagia itu.. ?
Sehebat apapun, sekaya apapun, secantik apapun, secakep apapun.. Kalau hati nya lagi sedih, kecewa, BT, pastilah tidak bahagia.. Tapi, ada juga orang-orang yang tidak memiliki itu semua bisa bahagia hati nya selalu happy.
Berarti sumber bahagia ada di HATI
Nah, selanjutnya bagaimanakah hati itu bisa bahagia?.. Pasti nya, banyak sebab yang membuatnya tetap tersenyum, tegar, padahal banyak ujian dan masalah yang menimpa.
Seorang rupawan yang menggunakan seluruh hidupnya u menyempurnakan bentuk fisiknya belum tentu bahagia, tapi bila bersyukur pada pemilik fisik nya dan menerima kekurangan dan kelebihan dengan lapang dada. Akan ada rasa yang masuk dalam hatinya dengan ijin Alloh, bisa jadi itu bahagia.
Seorang kaya yang menggunakan harta nya untuk kebutuhan individu nya saja belum tentu bahagia, tapi bila ia pakai harta nya untuk sedekah, membantu yang berkekurangan. Akan ada rasa yang masuk dalam hatinya dengan ijin Alloh, bisa jadi itu bahagia.
Ada sebuah kisah:
Alkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.
Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. “Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?”
Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.
“Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang,” terdengar sebagian penduduk berkeluh kesah.
Di tempat lain, dia mendengar seorang saudagar kaya; walaupun harta berkecukupan, tetapi tampak sedang sibuk berkata-kata kotor dan memaki dengan garang. Tampaknya dia juga tidak bahagia.
Si pedagang meneruskan perjalanannya hingga tiba di tepi sebuah hutan. Saat dia berniat untuk beristirahat sejenak di situ, tiba-tiba telinganya menangkap gerak langkah seseorang dan teriakan lantang, “Huah! Tuhan, terima kasih. Hari ini aku telah mampu menyelesaikan tugasku dengan baik. Hari ini aku telah pula makan dengan kenyang dan nikmat. Terima kasih Tuhan, Engkau telah menyertaiku dalam setiap langkahku. Dan sekarang, saatnya hambamu hendak beristirahat.”
Setelah tertegun beberapa saat dan menyimak suara lantang itu, si pedagang bergegas mendatangi asal suara tadi. Terlihat seorang pemuda berbaju lusuh telentang di rerumputan. Matanya terpejam. Wajahnya begitu bersahaja.
Mendengar suara di sekitarnya, dia terbangun. Dengan tersenyum dia menyapa ramah, “Hai, Pak Tua. Silahkan beristirahat di sini.”
“Terima kasih, Anak Muda. Boleh bapak bertanya?” tanya si pedagang.
“Silakan.”
“Apakah kerjamu setiap hari seperti ini?”
“Tidak, Pak Tua. Menurutku, tak peduli apapun pekerjaan itu, asalkan setiap hari aku bisa bekerja dengan sebaik2nya dan pastinya aku tidak harus mengerjakan hal sama setiap hari. Aku senang, orang yang kubantu senang, orang yang membantuku juga senang, pasti Tuhan juga senang di atas sana. Ya kan? Dan akhirnya, aku perlubersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas semua pemberiannya ini”.
Nikmat itu adalah rasa BAHAGIA dan tak perlu menjadi yang terbaik, tapi berusaha untuk menjadi lebih baik. Dan bahagia itu ada pada rasa SYUKUR Kepada Maha Pemilik Alam Raya
Allah berfirman:
“Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim (14):7)
Rasulullah SAW mengajarkan doa yang sangat dahsyat. Doa memohon kepada Allah agar di luaskan hati untuk menerima kebenaran dan mengikutinya serta ditunjukkan yang salah agar dapat menjauhinya. Ada banyak orang yang telah mengetahui banyak kebenaran, tapi tak cukup mampu untuk mengikuti. Dan mengetahui sesuatu itu salah, tapi tak menjauhinya :
“Allaahumma aarinal haqqa haqqan warzuq nattibaa’ah wa aarinal baathila baathilan warzuqnajtinaabah
“Ya Allah, tampakkan kepada kami yang baik itu baik, dan anugerahi kami kekuatan untuk mengikutinya. Dan tampakkan kepada kami yang salah itu salah, dan anugerahi kami kekuatan untuk menjauhinya.”
Dan Allah memberikan janji,
“Maka ingatlah kamu kepadaKu, Aku pun akan ingat kepadamu.”(QS. al Baqarah(2):152)
Subhanalloh, betapa bahagia nya kita.. Manusia, jika tahu bahwa bahagia itu amatlah tergantung pada kualitas hati, yaitu pada keimanan yang kuat pada Alloh SWT saja.
Bukti Syukur Kepada Allah SWT :
1. Tingkatkan kedekatan kita dengan Alloh, Sang Pemilik hati ini,
Dengan memperbanyak amal ibadah yang wajib maupun sunnah.
2. Tingkatkan kebersamaan kita dengan orang2 baik,
Dengan menjaga persaudaraan dan selalu positif thinking (husnudzon).
3. Milikilah sifat2 positif dalam jiwa,
Optimis, sabar, syukur, berlapang dada, sifat2 ini tidak datang dengan sendiri nya tapi bisa dilatih agar kita memilikinya.
Tips Agar Selalu Bahagia:
1. Jangan Takut dan Khawatir
Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?
2. Jangan Pernah Menyimpan Dendam
Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.
Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.
3. Fokus Pada Satu Masalah
Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress.
4. Jangan Membawa Tidur Masalah Anda
Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.
5. Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan
Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.
6. Jangan Hidup di Masa Lalu
Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.
7. Jadilah Pendengar yang Baik
Mungkin sebagian besar orang termasuk saya susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.
8. Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda
Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.
9. Bersyukurlah Selalu
Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari.
Semoga tulisan sederhana ini bisa membuat kita bahagia.. Amiin
Keep Happy With Alloh:)
Ummu Hanif-Nada
Bandung, 20 Maret 2012
Referensi:
makasih ya ateu miya :)
BalasHapusYa.. Sama-sama, semoga bermanfaat :)
Hapusjazk, ilmunya ^_^ bahagia dan kecewa sebenarnya kita sendirilah yang memilihnya, kita yang memutuskan apakah harus larut dalam kesedihan atau bahagia atas nikmatNya,,,he...he...maybe
BalasHapusWaiyaki Teh, betul banget.. Move On aja lagi ;)
Hapus